5 Cara Cepat Redakan Tumit Sakit Setelah Beraktivitas

October 1, 2015

Di antara 26 buah tulang yang terdapat pada kaki, tulang tumit merupakan yang paling besar. Terlalu lama berjalan menggunakan high heels, melakukan gerakan olahraga yang berpusat pada kaki, berjalan terlalu lama, atau mungkin Anda tak tahu apa penyebab pastinya, tumit bisa saja terasa nyeri. Hal tersebut biasanya terjadi, karena adanya peradangan pada ligamen, yaitu penghubung antara tulang tumit dengan tulang jari kaki.

Telapak Kaki Sakit? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Jangan remehkan jika telapak kaki Anda terasa sakit. Bisa jadi rasa sakit itu menjadi tanda adanya gangguan kesehatan dalam diri Anda. Untuk mengetahui penyebabnya, kita harus mengetahui telapak kaki bagian mana yang sakit. Selain itu, penting juga mengetahui bagaimana dan kapan rasa sakit tersebut muncul untuk mempermudah diagnosis dan pengobatannya.

Kondisi Yang Mungkin Merupakan Sumber Sakit

Telapak kaki sakit bisa disebabkan oleh bentuk struktur alami dari telapak kaki itu sendiri. Otot, ligamen, tulang, kulit, saraf, dan bagian lainnya yang terganggu juga bisa menjadi sebab dari munculnya rasa sakit. Berikut adalah penyebab-penyebab umum sakit pada telapak kaki sakit:

Metatarsalgia

Rasa sakit seperti terbakar atau nyeri pada bagian depan kaki secara medis biasa disebut metatarsalgia. Jenis gangguan ini akan memburuk jika penderitanya berjalan. Keadaan akan semakin memburuk jika penderitanya kelebihan berat badan, melakukan olahraga berat, dan memakai sepatu ketat dalam jangka waktu yang lama. Gangguan ini patut diwaspadai oleh para orangtua karena kelompok umur mereka rentan akan metatarsalgia. Kebanyakan kasus metatarsalga dapat dengan mudah ditangani dengan obat pereda sakit, istirahat, kompres dengan es dan dengan menggunakan sepatu yang menopang secara khusus.

Bunion

Adanya benjolan tulang pada sendi di jempol kaki bisa juga menyebabkan telapak kaki sakit. Kondisi yang disebut bunion atau bintal kaki terjadi ketika jempol kaki mendesak posisi jari kaki lainnya. Ciri umum bunion adalah adanya rasa sakit dan kulit yang memerah di atas tonjolan sendi jempol kaki. Kemunculan bunion kemungkinan dipengaruhi oleh sepatu yang terlalu sempit. Penyebab lain yang mungkin menyebabkan bunion adalah cacat bawaan pada struktur kaki atau terkena arthritis.

Keseleo dan tegang otot

Banyak sekali keluhan terkait sakit telapak kaki yang disebabkan oleh keseleo dan otot tegang. Cidera ini umumnya terjadi ketika seseorang mengubah arah atau kecepatan secara mendadak, bertabrakan saat olahraga, dan jatuh. Sakit di telapak kaki akibat keseleo dan otot tegang seringkali menyebabkan pembengkakan, memar, nyeri, dan pincang. Seseorang yang mendapatkan cedera ini terpaksa berjalan pincang agar keseimbangan berat badan pada kaki tetap terjaga.

Gout Arthritis

Sakit pada telapak kaki juga bisa diakibatkan oleh penumpukan kristal asam urat pada sendi yang menyebabkan peradangan. Sakit yang diakibatkan kondisi ini sering kali menyerang mendadak dengan rasa sakit yang parah. Sendi yang terkena akan memiliki terasa panas dan membengkak. Keadaan ini biasanya tidak membaik bahkan saat istirahat sekalipun. Gout perlu ditangani dengan obat pereda sakit dan kompres dengan es.

Kondisi ini lebih sering menimpa kaum pria dibandingkan para perempuan. Namun hal ini bukan berarti gout tak bisa menimpa kaum hawa. Para perempuan akan kian rentan setelah mereka mengalami menopause.

Rheumatid Arthritis

Penyakit ini muncul berupa inflamasi kronis yang umumnya menyerang sendi kecil di tangan dan kaki. Rheumatid arthritis menyerang bagian lapisan sendi dan bisa menyebabkan bengkak. Pembengkakan yang terjadi akan terasa sakit dan jika dibiarkan akan mengakibatkan pengikisan tulang dan menimbulkan kelainan bentuk sendi. Gangguan ini terjadi akibat gangguan pada sistem kekebalan tubuh seseorang. Selain sendi, jaringan lain yang juga bisa diserang oleh rheumatoid arthritis adalah kulit, mata, paru-paru, dan pembuluh darah. Perempuan berusia 40 tahun ke atas adalah kelompok paling rentan mendapat gangguan ini.

Kapalan

Banyaknya kontak dengan tanah atau lantai bisa membuat lapisan telapak kaki menebal. Meski hal tersebut adalah mekanisme kulit untuk melindungi diri dari gesekan dan tekanan namun terkadang membuat sakit. Kapalan umumnya dapat sembuh sendiri. Hindari sepatu atau aktivitas yang menyebabkan kapalan. Gunakan sepatu dengan ukuran yang sesuai dan nyaman untuk mencegah kapalan.

Kondisi kesehatan yang prima mungkin tidak terlalu terganggu dengan adanya kapalan. Namun bagi mereka yang menderita diabetes, gangguan ini tidak boleh diremehkan. Karena aliran darah yang buruk pada penderita diabetes bisa membuat kapalan memicu terjadinya komplikasi seperti infeksi dan ulkus.

Hak tinggi dan sepatu

Keinginan tampil lebih baik sekaligus melindungi kaki terkadang justru menjadi penyebab rasa sakit di telapak kaki. Ketidaksesuaian antara bentuk kaki dan sepatu yang digunakan rentan menyebabkan kaki sakit atau cedera. Kaum hawa yang gemar memakai sepatu hak tinggi menaruh tekanan yang besar pada jari-jari kaki. Selain pemakaian jenis sepatu yang salah, aktivitas olahraga yang menggunakan kaki dalam intensitas tinggi juga bisa membuat telapak kaki sakit. Oleh karena itu, lakukan olahraga dengan benar agar cedera bisa dihindari.

Kondisi-kondisi yang menyebabkan telapak kaki sakit harus diwaspadai. Temui ahli medis jika Anda sudah merasa terganggu baik karena kaki Anda tidak bisa berjalan atau susah digerakkan. Sebagai pertolongan pertama, berikut langkah untuk segera meredakannya.

1. Kompres area yang terasa nyeri.

Gunakan gel dingin atau es batu yang dibungkus kain untuk mengompres tumit yang terasa nyeri. Lakukan kurang lebih 10 menit, 2-3 kali sehari. Cara “pendinginan” ini akan mengurangi pembengkakakn jaringan. Sehingga Anda terhindari dari cara berjalan yang tidak wajar, seperti sedikit menjinjit, yang nantinya malah membuat rasa nyeri semakin bertambah.

2. Gunakan bantalan tumit.

Tak peduli apapun mereknya, menggunakan arch support atau memberikan bantalan lebih pada daerah tumit bisa membantu mengurangi stres pada ligamen, terutama saat Anda bergerak aktif. Sehingga rasa nyeri akan terasa berkurang, berjalan pun menjadi lebih nyaman.

3. Kuatkan otot.

Sebab semakin kuat otot maka semakin kuat juga penyangga pada kaki. Jadi mulailah melatih kekuatan ligamen Anda dengan cara: sediakan handuk kecil dan letakkan di lantai. Ambil handuk tersebut menggunakan telapak kaki yang sakit sebanyak 10 kali, setelah itu, lakukan gerakan yang sama dengan telapak kaki lainnya. Lakukan gerakan ini 3 kali sehari.

4. Lilitkan sport tape.

Sering juga disebut dengan plester olahraga, yang banyak dipakai sebagai knee support. Anda juga bisa melilitkannya pada telapak kaki yang terasa nyeri. Sedikit banyak ini akan memberi bantuan untuk meredakan nyeri saat berjalan.

5. Balsam pereda nyeri.

Anda bisa menggunakan balsam pereda nyeri untuk membantu mengurangi nyeri saat berjalan. Namun, bila nyeri tak kunjung pergi lebih dari 3 hari, Anda bisa meminta saran dokter untuk memilih obat pereda nyeri yang sesuai, sekaligus melihat lebih lanjut kondisi kesehatan tumit.