Daftar Delapan Startup yang Dipilih untuk Program Percepatan Akro Cape Town

Daftar Delapan Startup yang Dipilih untuk Program Percepatan Akro Cape Town
June 8, 2019

Akro Cape Town, salah satu perusahaan terkemuka di dunia telah mengumumkan delapan startup yang dipilih untuk program akselerasi 20 minggu pertama yang didanai oleh SA SME Fund. Program dimulai Senin ini (10 Juni) untuk mendukung percepatan bisnis Akro Cape Town di seluruh dunia.

Melalui Ventureburn media, Direktur program Akro Accelerate Pieter Strydom mengatakan bahwa tujuan pendanaan untuk kedelapan start up tersebut adalah untuk menjalankan dua kohort tahun ini, masing-masing dengan delapan pengusaha terlibat didalamnya.

SA SME Fund, merupakan gabungan pemodal dari sejumlah perusahaan yang terdaftar di SA dan juga dari Perusahaan Investasi Publik (PIC). Perusahaan modal ventura ini akan menyediakan R2-juta kepada Akro mensponsori dua kohort selama satu tahun yang diikuti 8 perusahaan start up tersebut.

Delapan startup telah dipilih untuk program percepatan Akro yang didanai oleh SA SME Fund yang dimulai Senin ini yaitu sebagai berikut:

iMpilo

iMpilo ini adalah perusahaan yang bergerak di bidang layanan direktori dari Afrika Selatan. Perusahaan ini didirikan oleh Kopano Mere, Carolyn Bouter dan Leroy Dunn . Platform ini memungkinkan bantuan kepada user dengan sistem peer-to-peer untuk meningkatkan pengetahuan di industri ilmu kesehatan dan membantu para profesional ilmu kesehatan mendapatkan penempatan kerja setelah mereka menjalani tahun pertama program layanan masyarakat yang ditetapkan oleh pihak otoritas.

ATA Coding Bootcamp

Africa Trust Academy Coding Bootcamp adalah perusahaan berbasis aplikasi yang menawarkan pelatihan untuk menjalani karir secara teknis. Startup ini menawarkan boot camp tatap muka dari jarak jauh dengan sistem pengkodean melalui platform online. Startup ini didirikan oleh kepala bab Startup Grind Cape Town Sandras Phiri, tokoh yang banyak memberikan kontribusi bagi perkembangan dunia digital.

Bulrush Agritech

Bulrush Agritech didirikan oleh Sean dan Kristi Rennie, untuk membantu praktik-praktik pertanian ternak yang lebih efisien, modern, menguntungkan, dan berkelanjutan. Dengan mengumpulkan dan menganalisis data yang sudah dikumpulkan petani, dengan sistem digital mereka saling terkait, mulai dari pelacakan hingga pengelolaan penggembalaan ternak hingga sistem keamanannya.

Respo

Respo adalah solusi aplikasi seluler yang dikembangkan oleh Blessing Nzuza yang bekerja berbasis teknologi mirip Uber di sektor layanan medis darurat EMS. Sistem ini membantu pengguna untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan ambulans untuk menjangkau pasien.

WeSit

WeSit adalah layanan pengasuhan anak berdasarkan permintaan yang bisa membantu pengguna terhubung dengan cepat kepada pengasuh anak yang memenuhi syarat. Pengguna bisa memeriksa, dan memilih yang terdekat dengan mereka. Platform ini didirikan oleh Nqobile Msibi, Wisani Shilumani dan Simphiwe Msibi.

Jobox

Jobox adalah pasar online yang menghubungkan para freelancer dan klien untuk menghubungkan kedua belah pihak yang saling membutuhkan jasa dan juga menawarkan jasa dengan lebih mudah. Platform ini didirikan oleh Bubu Buna dan Alex Sexwale.

DentX

DentX adalah platform digital yang memungkinkan pemilik mobil mendapatkan penawaran kompetitif untuk perbaikan kerusakan kendaraan dengan sistem aplikasi online. DentX didirikan oleh Jonathan Asiamah, Benjamin Hinson dan Nolo Mokoena.

Spoon Money

Spoon Money adalah startup fintech yang didirikan oleh Nicky Swartz dan Lorna McLaren yang bertujuan untuk menjadikan praktik stokvel lebih mudah dilakukan untuk menarik lebih banyak peserta.