​Fakta dan Aturan Hukum Tentang Pinjaman di Bank, Pahami Sebelum Salah Strategi

​Fakta dan Aturan Hukum Tentang Pinjaman di Bank, Pahami Sebelum Salah Strategi
May 11, 2019

Bank merupakan tempat masyarakat untuk menyimpan dan juga mengelola uang yang dimiliki oleh para nasabah. Salah satunya adalah dengan memberikan kredit kepada para nasabah yang ingin meminjam uang baik itu untuk keperluan pribadi, membuka usaha ataupun hal-hal lainnya. Tentunya disini bank harus berhati-hati dan memberikan sejumlah syarat kepada nasabah yang ingin mengajukan kredit pinjaman. Salah satunya adalah dengan memberikan syarat berupa agunan atau jaminan sebagai salah satu unsure pendukung apakah nasabah yang ingin mengajukan kredit bisa dipercaya atau tidak.

Hukum Pinjaman

Hukum pinjaman sudah ditetapkan di undang-udang yang telah diatur dalam undang-undang perbankan nomor 10 tahun 1998 yang ada didalam pasal 8 dan juga pasal 15. Didalam undang-undang tersebut menyatakan kalau kepercayaan mengenai kemampuan atau kesanggupan dari nasabah yang mengajukan kredit adalah faktor yang sangat penting dalam pengajuan pinjaman.

Bunga Pinjaman

Untuk nilai persentase dari bunga pinjaman yang disampaikan oleh bank biasanya adalah nilai bunga yang dihitung perbulan. Selain itu biasanya juga ada biaya tambahan lain seperti biaya administrasi, biaya asuransi, biaya provisi dan biaya lainnya. Pastikan ada sudah memperhitungkan biaya tersebut didalam pembayaran cicilan hutang anda. Anda juga bisa meminta keringanan seperti biaya asuransi atau menanyakan apakah ada biaya yang bisa dihilangkan.

Meminjam baik itu ke badan keuangan seperti bank dan tempat lainnya merupakan pilihan yang bisa anda gunakan untuk mendapatkan modal. Yang pasti ,anda harus sudah mengetahui dan mempersiapkan segala hal baik itu resiko, cara membayar dan juga hal-hal lainnya. Semoga informasi ini bermanfaat untuk anda yang memang sedang membutuhkan modal pinjaman dari bank.

Namun dibalik semua manfaat dan kemudahannya, meminjam di bank tentu juga ada kekurangannya. Meminjam di bank bisa dibilang memiliki resiko yang lebih tinggi dari meminjam kepada kerabat apalagi jika kita masih belum berpengalaman dalam usaha atau baru memulai usaha dari nol. Jika bisnis anda kurang lancar dan tidak bisa membayar cicilan bulanan yang sudah disepakati, jaminan yang sudah anda serahkan akan menjadi miliki dari pihak bank sampai anda bisa melunasi semua hutang-hutang anda. Semua cara tersebut memang memiliki kelebihan dan juga kekurangan. Anda juga harus memikirkan dan menyesuaikan dengan kemampuan apabila ingin meminjam uang ke bank.