Kelebihan dan Kekurangan Beli Gadget dengan Kredit dan Kartu Kredit

January 15, 2016

Gadget sudah menjadi kebutuhan mendasar saat ini. Fungsinya seolah sudah setara dengan kebutuhan pokok seperti sandang, pangan dan papan. Ibarat kata seolah orang tak bisa hidup tanpa gadget. Hal ini dipermudah dengan sistem pembelian gadget secara kredit. Sistem pembelian gadget dengan sistem kredit bisa menggunakan kredit biasa melalui perusahaan pembiayaan atau melalui kartu kredit.

Kredit handphone / smartphone awalnya ditujukan untuk customer yang memiliki ekonomi terbatas namun ingin punya smartphone. Seiring perkembangan jaman, kalangan dengan finansial mumpuni juga mulai menjadikan beli gadget dengan kredit leasing ini sebagai gaya hidup.

Sistem Kredit Gadget Tanpa Kartu Kredit

Kelebihan Kredit Gadget Tanpa Kartu Kredit

  • Persyaratan dokumen lebih sedikit dan mudah, biasanya cukup dengan KTP, slip gaji dan KK.
  • Proses pengajuan relatif cepat (hari yang sama)
  • Cukup dengan DP berkisar dari 20% – 30% sudah bisa bawa pulang gadget yang diinginkan.
  • Gak memerlukan jaminan

Kekurangan Kredit Gadget Tanpa Kartu Kredit

  • Bunga cicilan tinggi dan ditentukan oleh pihak leasing.
  • Tenor cicilan maksimal hanya 18 bulan paling lama.
  • Proses kredit bisa tidak disetujui
  • Jika terjadi kredit macet, pihak leasing berhak mengambil barang yang sedang dicicil.

Sistem Kredit Gadget dengan Kartu Kredit

Kelebihan Sistem Kredit Gadget dengan Kartu Kredit

  • Bisa mendapat angsuran lebih murah jika ada program cicilan 0% dan promo menarik lainnya.
  • Tenor cicilan dapat ditentukan hingga 24 bulan lamanya.
  • Bisa dilakukan kapan saja baik online maupun offline.

Kelemahan Sistem Kredit Gadget dengan Kartu Kredit

  • Mengurangi limit kartu kredit
  • Harus menghubungi call center untuk merubah transaksi menjadi cicilan jika bukan promo.
  • Kemungkinan terkena surcharge 3% dari merchant gadget.

Simulasi kredit gadget dengan sistem leasing:

Misalnya saja anda tertarik dengan smartphone LG Nexus 5 (16GB) yang diberi harga sebesar Rp 4.600.000 dengan DP Rp 500.000. Leasing yang dipilih memberikan bunga cicilan 2.75% – 3.75%.

-Tenor (masa kredit) yang diambil adalah selama 12 bulan dengan suku bunga 2.75% / bulan

-Biaya administrasi = Rp 120.000 (1 kali saja di awal)

-Total biaya awal yang harus dibayar = Rp 500 ribu + Rp 120 ribu + Rp 455 ribu = Rp 1.075.000

Sementara untuk cicilan per bulan yang harus dibayar selama 11 bulan berikutnya:

= Rp 4.600.000 – Rp 500.000 = Rp 4.100.000

= Rp 4.100.000 : 12 = Rp 341.666

= Rp 341.666 x 2.75% = Rp 454.416 yang biasanya dibulatkan ke atas menjadi Rp 455.000

Dengan demikian, total uang yang dikeluarkan Doni selama mencicil smartphone dengan Adira kredit = Rp 1.075.000 + Rp 455.000*11 bulan = Rp 5.970.000

Simulasi kredit gadget dengan kartu kredit:

Misalnya anda menggunakan promo kartu kredit cicilan 0%, maka kalkulasi cicilan per bulan:

= Rp 4.600.000 : 12 = Rp 383.333

= Biaya materai = Rp 6.000

= Rp 383.333 + Rp 6.000 = Rp 389.333 / bulan

Dengan demikian, total uang yang dikeluarkan selama mencicil smartphone menggunakan kartu kredit selama 12 bulan adalah Rp 4.671.996.

Salah satu keuntungan beli gadget atau elektronik menggunakan kartu kredit adalah bunga cicilan 0%. Dari perkiraan simulasi di atas, memang terlihat jelas. Mengambil kredit gadget dengan sistem kredit leasing, bakal bikin kamu merogoh kocek lebih dalam dibandingkan kartu kredit. Jadi, sekarang tinggal dikembalikan ke kamu saja, mana yang terbaik.

Kategori:
Kartu Kredit
Tagged With:
Tanpa tag