Pertolongan Pertama dan Perawatan yang di Sarankan pada Penderita Muntaber

July 3, 2015

Muntaber banyak di derita oleh masyarakat yang tinggal di daerah kumuh dengan pola makan tidak sehat. Penyakit peradangan usus ini disebabkan oleh virus, bakteri, ataupun parasit lain seperti jamur, protozoa dan cacing. Selain karena itu, muntaber juga dapat disebabkan oleh keracunan makanan atau minuman yang mengandung bakteri atau zat kimia. Bakteri yang biasanya merupakan penyebab dari muntaber adalah bakteri Escherichia Coli. Kondisi lingkungan, terutama sanitasi air yang tidak bersih merupakan salah satu faktor besar dalam penyebaran penyakit ini.

Penularan Muntaber bisa Melalui Berbagai Macam Cara

Muntaber masuk kriteria penyakit yang mudah menular. Banyak cara penularan dari penyakit ini. Beberapa diantaranya melalui media berikut ini:

  • Melalui cairan dari mulut (muntah) yang tidak dibersihkan dengan baik
  • Melalui sisa kotoran yang menyebar di air yang dgunakan
  • Melalui saluran air. Terutama jika sanitasi air di lingkungan sekitar masih buruk.
  • Lingkungan yang tidak bersih atau sedang dalam kondisi seperti banjir yang tidak memungkinkan memiliki air bersih.

Metode Pencegahan Muntaber yang Disarankan

Untuk menghindari penyebaran penyakit muntaber, ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh masyarakat, diantaranya adalah:

  • Menjaga asupan makanan yang dikonsumsi secara cukup dan seimbang
  • Penggunaan air bersih untuk kegiatan sehari-hari terutama air minum
  • Mencuci tangan secara teratur untuk menghindari bakteri menempel pada tangan. Terutama sebelum dan setelah makan
  • Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar
  • Membuang tinja pada tempatnya dan membersihkan dengan baik
  • Mencuci seluruh bahan makanan sebelum masuk proses pemasakan
  • Menjaga kebersihan peralatan makan dan minum

Gejala Muntaber yang Umum Terjadi

Gejala bila kita mengalami muntaber sangat mudah dikenali karena penyakit ini termasuk sangat umum terjadi di masyarakat yaitu:

Sakit perut, kembung, mual dan muntah-muntah, muntaber juga dapat disertai demam tinggi, kepala pusing, tidak nafsu makan, lemas, dan elastisitas kulit menurun, bahkan untuk beberapa anak yang kekurangan cairan dalam tubuh akan mengalami halusinasi. Gejala yang paling umum terjadi adalah nyeri perut atau mulas. Gejala-gejala lain yang mungkin Anda rasakan adalah kram di perut, mual, demam, hilangnya nafsu makan, dan tentu saja, dehidrasi. Saat diare disertai dengan muntah berulang kali, itu artinya Anda terserang muntaber.

Pengobatan Muntaber

Pengobatan muntaber beda dengan sakit perut biasa, jadi butuh resep dokter. Untuk mengobati muntaber diperlukan antibiotika jenis metronidazol yang dikombinasikan dengan (Sulfametoksazol dan trimetoprim), untuk golongan metronidazole bisa dipakai flagyl, trogyl, atau yang lainnya. Yang penting berisi metronidazole. Yang generik pun juga nggak masalah. Sedangkan untuk obat golongan sulfametoksazole dan trimetoprim, bisa dipakai sanprima atau yang lainnya.

Sudahkah Anda bergabung dengan komunitas klaritikita? Jika belum dapatkan informasi kesehatan dan keuangan di klaritikita blog ini. Ayo bergabung sekarang juga!